Klasifikasi dehidrasi berdasarkan 5 penurunan berat badan

Pantau asupan cairan klien minimal ml cairan oral per hari 8. Pengkajian 1. Cairan ini diberikan secara oral atau lewat selang nasogastrik. Pertimbangkan jenis obat-obatan serta kondisi lain yang bisa menyebabkan kehilangan cairan berlebih misalnya pemberian cairan diuretik, muntah, diare, demam.

Identifikasi faktor pengaruh terhadap bertambah buruknya dehidrasi. Kontraindikasi dan peringatan pada pemasangan infus melalui jalur pembuluh darah vena: Kondisi ini menyebabkan gangguan fungsi sel dan kolaps sirkulasi. Mengetahui konsep asuhan keperawatan pada pasien dehidrasi.

Klasifikasi dan pemeriksaan penunjang Ged - Gastroenteritis Dehidrasi

Konsumsi gula, alkohol, dan kafein dalam jumlah besar dapat meningkatkan produksi urine dan menyebabkan dehidrasi. Larutan nutrient Larutan ini berisi beberapa jenis karbohidrat mis. Anatomi Fisiologi Edisi 4. Terjadinya outbreak pada komunitas 7. Hal ini terjadi karena pengeluaran air lebih banyak daripada pemasukan misalnya minum.

Pantau haluaran urine klien minimal ml per hari 9. Kolaborasi Kolaborasikan dengan dokter untuk pemberian terapi intravena Rasional 1. Pemberian nutrisi parenteral langsung masuk ke dalam darah dalam jumlah terbatas 3.

Dalam dunia medis dan kesehatan klasifikasi tingkatan dehidrasi terbagi menjadi: Penurunan produksi kencing untuk mengurangi seminimal mungkin cairan yang keluar. Dehidrasi Isotonik. Sedangkan klasifikasi dehidrasi menurut Donna D. Untuk penginfusan jangka panjang, pembuluh darah yang sebaiknya digunakan pertama kali adalah pembuluh darah distal.

Selanjutnya, hubungkan abbocath ke slang infuse secara cepat dan cermat. Menentukan jenis cairan yang akan digunakan Pada diare akut awal yang ringan, tersedia cairan oralit yang hipotonik dengan komposisi 29 g glukosa, 3,5 g NaCl, 2.

Mengidentifikasi faktor risiko defisit cairan dan menjelaskan perlunya meningkatkan asupan cairan sesuai indikasi 3. Konsep Dasar 1. Muntah hebat. Pada individu dewasa, infus biasanya dipasang di daerah lengan atas, tangan dan kaki.

Cairan lain adalah cairan ringer laktat dan NaCl 0. Organisasi Kesehatan Dunia WHO telah mengeluarkan tool untuk mengukur derajat dehidrasi dengan penilaian pada keadaan umum, kondisi mata, mulut dan turgor kulit.

Letakkan pengalas di bawah area vena yang akan dipasangkan infus. Pertahankan keakuratan catatan asupan dan haluaran. EGC Related Papers. Orang yang berisiko mengalami dehidrasi salah satunya adalah individu lansia.

Isi cairan ke dalam infus set dengan menekan bagian ruang tetesan hingga ruang tetesan terisi sebagian dan buka penutup hingga slang terisi dan udaranya keluar.

Jika pembuluh darah distal rusak akibat penusukan pertama, pembuluh darah proksimal dapat digunakan untuk penusukan berikutnya. Diuresis jumlah air kemih berlebihan.

Tanda ciri dehidrasi yang masuk dalam kategori ini bisa kita kenali dengan gejala-gejala semacam mulut dan bibir kering serta lengket, turgor kulit normal, denyut jantung meningkat, tenggorokan kering, sakit kepala.

Plester i. Lakukan penusukan dengan meletakkan ibu jari di bawah vena dan posisi jarum abbocath mengarah ke atas. Diare memburuk atau menetap setelah 7 hari, feses harus dianalisa lebih lanjut.

Cara Menghitung Tetesan Infus a. Menentukan jumlah cairan yang akan diberikan Prinsip dalam menentukan jumlah cairan inisial yang dibutuhkan adalah: Pasien dengan tanda-tanda toksik Nyeri abdomen, disentri yang berat pada pasien usia di atas 50 tahun 3.

Penurunan pengisian vena 9.Rendle Short membuat klasifikasi berdasarkan pada ada atau tidak adanya infeksi: Jika sudah dehidrasi berat, penderita tampak sangat lesu hingga tidak sadar, diberikan 30ml/kg dan dapat dilanjutkan untuk 5 jam berikutnya 70ml/kg berat badan (bb).

Derajat dehidrasi merupakan pemeriksaan terpenting dalam penanganan diare (Gastroenteritis). Tanda-tanda dehidrasi yang perlu diperhatikan adalah turgor kulit perut menurun, akral dingin, penurunan tekanan darah, peningkatan denyut nadi, tangan keriput, mata cekung tidak, penurunan kesadaran (syok hipovolemik), nyeri tekan abdomen, kualitas bising usus hiperperistaltik.

cekung. Klasifikasi dan pemeriksaan penunjang Ged - Gastroenteritis Dehidrasi Klasifikasi Dari komplikasi Gastroentritis,tingkat dehidrasi dapat diklasifikasikan sebagai berikut: a. Dehidrasi ringan Kehilangan cairan 2 – 5 % dari berat badan dengan gambaran klinik turgor kulit kurang elastis, suara serak, penderita belum jatuh pada keadaan syok, ubun-ubun dan mata cekung, minum normal, kencing normal.

Dehidrasi Ringan. Yaitu kehilangan cairan % dari berat badan semula. Tanda ciri dehidrasi yang masuk dalam kategori ini bisa kita kenali dengan gejala-gejala semacam mulut dan bibir kering serta lengket, turgor kulit normal, denyut jantung meningkat, tenggorokan kering, sakit festival-decazeville.com: Psikologimania.

KLASIFIKASI DEHIDRASI. Home ; KLASIFIKASI DEHIDRASI Author: Noviade Jusman. 6 downloads Views 25KB Size.

Cara Menilai Derajat dan Tanda Klinis Dehidrasi

Report. festival-decazeville.com Recommend Documents. Syok Hipovolemik Dehidrasi Berat. Syok Hipovolemik Dehidrasi BeratFull description.

Reaksi Dehidrasi - Pembuatan Sikloheksena. Kimia Organik. Makalah Edema Dehidrasi. Klasifikasi Klasifikasi dehidrasi berdasarkan derajatnya adalah sebagai berikut (Hidayat & Uliyah, ). Penurunan berat Muntah hebat Lemah badan akut Diare hebat Letih b. Timbang berat badan setiap hari di waktu yang sama dan dengan pakaian yang sama.

Penurunan berat badan 2%-4% (dehidrasi ringan), 5%-9% (dehidrasi sedang).

Klasifikasi dehidrasi berdasarkan 5 penurunan berat badan
Rated 4/5 based on 58 review